Buku ini berisi 47 puisi karya Mutia Sukma yang dibuat antara tahun 2008-2018. Aku menjalankan peta nasibkuKau rupanya yang menentuka tujuanAku menguasai ilmu pengetahuan, peta dunia dan buku-bukuTapi kau lebih paham segalanyaAkulah pembuka lahan di daratan kering,Memangkas rumput dan membakar rantingDan menjadi pemilik atas wilayah temuanTapi ternyata, engkaulah penguasanyaDengan anggur dan ki…
Hikmet dikenal dengan penyair komunis romantis oleh publik internasional karena kemampuannya terhadap negeri, rakyat Turki. Sajak-sajak romatikanya yang mengangkat kekuatan aspek naturalisme terasa sangat dominan. Tulisannya kaya dengan catatan-catatan refkektif tentang peristiwa sejarah baik sebagai saksi hidup ataupun rekaman atas rontakan misalnya tercermin dalam serangkaian sajak berjudul E…